Senyawa organik - Senyawa Organik - Senyawa Organik

Senyawa organik

Senyawa organik merupakan senyawa yang bagian besar terdiri dari unsur C (carbon), H (Hidrogen), N (Nitrogen) dan O (oksigen). Senyawa organik memiliki peranan penting dalam kehidupan karena unsur-unsur senyawa organik banyak terkandung dalam protein, lemak dan karbohidrat dimana setiap unsur tersebut berperan penting dalam kehidupan.

Senyawa Organik

Senyawa Organik

Hampir semua pengetahuan mengenai kimia organik tidak dapat diabaikan oleh berbagai ilmuwan itu dikarenakan sistem kehidupan mayoritas terdiri dari air dan senyawa organik dan hampir setiap bidang studi yang menyangkut atau mengenai hewan, tumbuhan, hewan, atau mikro organisme bergantung pada prinsip-prinsip dari senyawa organik.

Sifat fisik dari senyawa organik seperti titik leleh, titik didih, kelarutan tergantung pada sifat dari gugus fungsi dan berat melekul dari suatu senyawa. Dalam hal ini gugus fungsi suatu molekul organik atau senyawa organik bergantung pada sifat reaksinya.

Senyawa organik digolongkan menjadi beberapa golongan seperti berikut :

  1. Senyawa alifatik, dimana rantai karbon yang dimiliki dapat diubah gugus fungsinya.
  2. Hidrokarbon aromatik, senyawa ini merupakan senyawa yang mengandung paling tidak satu cincin benzena.
  3. Senyawa heterosiklik, merupakan senyawa yang mencakup atom-atom nonkarbon dalam struktur cincinnya.
  4. Senyawa polimer, merupakan molekul rantai panjang yang berulang-ulang.

Beberapa contoh senyawa organik yang mudah kita pelajari diantaranya adalah senyawa polar, diantaranya adalah methanol, etanol, asam asetat, formaldehida,  aseton dan metilamina. Senyawa tidak polar yang termasuk kedalam golongan senyawa organik tidak polar diantaranya adalah metana, kloroform, difenil eter.

Senyawa organik | admin | 4.5

Silahkan tuliskan komentar Anda