Minyak terpentin - Senyawa Organik - Senyawa Organik

Minyak terpentin

Senyawa organik terdapat pada minyak atsiri. Minyak yang berada pada tumbuhan aromatik, yang memiliki sifat mudah menguap, dan biasanya dimanfaatkan untuk parfum, bumbu dan obat-obatan didebut dengan minyak atsiri.
Salah satu contoh minyak atsiri adalah minyak terpentin.
Recommended terpentine oil on Alibaba.com

Minyak terpentinadalah  yang diperoleh dari getah pinus dengan cara penyulingan uap pada suhu dibawah 180 0C. Hasil utama dari penyulingan getah pinus adalah berupa minyak terpentin dan gondorukem. Gondorukem banyak diperdagangkan, sedangkan minyak terpentin masih jarang dimanfaatkan karena nilai jualnya sangat rendah. Biasanya gondorukem diperjual belikan dalam bentuk kepingan yang padat dan berwarna kuning keemasan.
Kegunaan gondorukem adalah sebagai bahan baku cat, perekat, dalam industri farmasi dan lain sebagainya. Sedangan kegunaan terpentin adalah untuk sintesis kamfora, terpineol dan terpinil asetat, sebagai thiner/pengencer dalam industri cat dan pengkilap atau pernis, digunakan dalam industri perekat dan pelarut, sebagai bahan baku industri kosmetik, dan digunakan dalam bidang farmasi. Komposisi minyak terpentin yaitu α-pinen, β-pinen, dan 3-karen. Senyawa α-pinena adalah yang paling banyak terkandung dalam minyak terpentin, yaitu sekitar 65-85%. Senyawa α-pinen dapat diisolasi dari minyak terpentin dengan metode distilasi dengan pengurangan tekanan.
gondorukem industries (waiketa.blogspot.com)

Berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia) minyak terpentinmemilki syarat umum dan syarat khusus yang digunakan sebagai acuan dalam perdagangan minyak terpentin.
Adapun syarat umum dari minyak terpentin adalah:
Bentuknya cair
Baunya khas terpentin
Bobot jenis pada suhu 25 0C = 0,848-0,865
Indek bias pada suhu 20 0C = 1,464-1,478
Titik nyala = 33 0C-38 0C
Titik didih awal : 150 0C-160 0C

Syarat khususnya minyak terpentin adalah:
No.
Uraian
satuan
Persyaratan
Mutu A
Mutu B
1.
Warna
jernih
-*)
2.
Putaran optik pada suhu 27,5 0C
0
+>32
+<32
3.
Kadar sulingan
%
>90
<90
4.
Sisa penguapan
%
<2
>2
5.
Bilangan asam
-
>2,0
>2,0
6.
Alpha pinene
%
>80
<80
CATATAN: *) tidak dipersyaratkan
Saat ini senyawa α-pinen dari minyak terpentin sedang dikembangkan menjadi senyawa yang di rekomendasikan menjadi obat atau di derivatisasi menjadi senyawa organik lain yang lebih bernilai ekonomi tinggi.
Minyak terpentin | admin | 4.5

Silahkan tuliskan komentar Anda