Tata Nama Senyawa Organik - Senyawa Organik - Senyawa Organik

Tata Nama Senyawa Organik

Sampai dengan tahun 2005, terdapat lebih dan 10 juta senyawa organik yang telah dikenal. Oleh karena itu, untuk mempelajari kimia organik, dibutuhkan pengetahuan yang memadai tentang tata cara penamaan senyawa kimia organik (nomenclature of organic compounds). Persyaratan utama sistem tata nama adalah hanya memberikan satu nama pada satu struktur atau suatu struktur hanya mempunyai satu nama. 


Tata nama yang lazim dipakai dalam Imu kimia terbagi dalam dua sistem, yaitu:

Penamaan senyawa organik berdasarkan sistem Trivial

Menurut cara ini, senyawa organik diberi nama berdasarkan sumber dan darimana senyawa tersebut berasal atau sifat-sifat spesifik yang dimilikinya. Kadang-kadang bisa juga menggunakan nama orang yang pertama kali menemukannya atau nama daerah tempat ditemukan tanaman yang menjadi sumber senyawa tersebut.

Penamaan senyawa organik berdasarkan sistem IUPAC

Sistem IUPAC (international union of pure and applied chemistry) merupakan penamaan secara saintifik (ilmiah) dan merupakan cara yang paling banyak diterima untuk pemberian nama terhadap senyawa organik. Dasar sistem mi adalah pemberian nama senyawa organik dengan melihat senyawa tersebut sebagai turunan dan hidrokarbon rantai lurus. 

Sistem tata nama senyawa organik rantai lurus yang dipakai sebagai dasar penamaan senyawa-senyawa hidrokarbon lainnya. Senyawa hidrokarbon yang mempunyai gugus fungsi diberi nama dengan menambahkan nama gugus fungsinya sebagai akhiran pada nama hidrokarbon asalnya.

Tata Nama Senyawa Organik | admin | 4.5

Silahkan tuliskan komentar Anda