Pengertian Kimia Organik - Senyawa Organik

Pengertian Kimia Organik

Pengertian kimia organik merupakan suatu cabang ilmu kimia yang fokus untuk mempelajari berbagai macam reaksi suatu senyawa organik, mekanisme, struktur, komposisi dari senyawa organik.
 
Unsur-unsur penyusun senyawa organik tidaklah begitu banyak jumlahnya. Sesuai dengan pengertian kimia organik hanya terdiri dari unsur Carbon, Hidrogen, Oksigen dan Nitrogen. Penggolongan dari senyawa organik dapat kita lihat dari penamaan gugus fungsi yang terkandung dari senyawa tersebut. Gugus fungsi ini mneunjukkan sifat dan karakter yang dimiliki dari suatu senyawa organik.
 
Karbonil merupakan salah satu atom yang dapat membentuk senyawa organik lainnya dengan mudah daripada unsur lainnya. Hal ini diakibatkan karena Karbonil dapat membentuk ikatan karbon tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.
 
Secara garis besar senyawa karbonil mempunyai ikatan π (phi) dan σ (sigma). Ikatan ini terbentuk karena adanya interaksi antara karbon dengan oksigen. Sifat senyawa organik ini khususnya karbon ditentukan oleh dipol yang terbentuk antara oksigen elektronegatif dan karbon sp2 yang positif sebagian.
Gambar diatas menujukkan ikatan serta bentuk resonansi dari gugus karbonil. Dari gambar tersebut dapat kita lihat bahwa karbonil memiliki sifat elektrifilik, sedangkan oksigen bersifat nukleofilik. Sebagian besar reaksi senyawa organik merupakan reaksi serangan nukleofilik pada elektrofilik. Dan reaksi penyerangan ini bergantung pada jenis senyawa karbonil yang terlibat baik tanpa maupun dengan gugus pergi-yang baik.
 
Itulah sedikit pengertian kimia organik semoga artikel ini dapat membantu anda dalam belajar memahami arti dari kimia organik. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis pada kolom kementar di bawah ini. 
Pengertian Kimia Organik | admin | 4.5

Silahkan tuliskan komentar Anda